Social Icons

.

Kelas Inspirasi - The Story

07 May 2012

prolog ceritanya ada di sini ya dan ini part ke 3, setelah cerita tentang para volunteer di kelompok gw dan juga tentang theme songnya. cerita part kali ini, murni tentang gimana persiapan gw untuk sharing di kelas inpirasi, pada saat hari-Hnya hingga kesan sesudahnya.

Briefing & Persiapan
Tadinya begitu banyak sekali di kepala informasi yang ingin dibagi soal profesi gw yaitu public relations. kita sendiri yang orang dewasa, apa yang kira2 terbesit dipikiran saat pertama kali dengan profesi ini? pertanyaan berikutnya, bagaimana menjelaskan tentang profesi ini kepada anak-anak SD?yakin 100% mereka tidak pernah mendengarnya sama sekali, terlebih karena background SDN Tanjung Priok 02 pagi tempat gw mengajar kemarin kebanyakan adalah anak-anak kuli di sekitar wilayah sana. Bagaimana menjelaskan ke mereka berarti juga tantangan media apa yang akan gw gunakan?bagaimana menghandle anak2 dengan tipikal seperti mereka?begitu banyak pertanyaan yang muncul, sedikit terbanyak begitu briefing awal kelas inpirasi. Seluruh volunteer diberikan modul mengajar di mana untuk ukuran pemula macam gw materi itu cukup banyak, namun sangat menarik untuk dipelajari dan dipraktekan! lumayan jg karena kegiatan ini gw dapet ilmu baru hehe...

Dua hari sebelum acara, gw kan memang ketemu dengan kelompok gw,kelompok 25 untuk diskusi mengenai pembagian kelas dan sharing teknik mengajar masing2. jadinya satu orang volunteer, akan mendapat jatah mengajar 3 kelas dan masing2 memiliki waktu sekitar 40 - 60 menit untuk mengajar di satu kelas. Sehari sebelumnya gw baru dapat ide yang benar2 gw yakin bsia diterapkan, dan malam sebelumnya itu pula gw dianter mas nuke untuk memepersiapkan bahan2nya untuk diperbanyak di tempat fotokopian di daerah radio dalam. sungguh, suami gw ini memang supportif banget. mulai dr briefing dan meeting kelompok gw ditungguin (hampir 3 jam lhoo) kemauan dia sendiri dan sampe mlm ini pun dia rela menahan lapernya untuk persiapan gw hehehe love u ayah!

Hari Inspirasi - 25 April 2012
Karena sekolah SD mulai setengah 7, maka jam setengah 6 pun gw udah harus berangkat, lagi2 dianter suami gw sampai senayan untuk bertemu dengan Mba Karina dan lanjut untuk pergi bareng dia.huhuhu mas nuke jd kepagian banget deh jam 6 udah sampe kantor. Pertama kali sampai di sekolah, gw udah ngga terlalu kaget dengan keadaan sekolahnya karena sebelumnya ketua dan bbrp teman yg sempat survey sudah sempat memberikan fotonya.

Gw dapet jatah mengajar di kelas 4, lalu kelas 6 dan terakhir di kelas 3. Pertama masuk di kelas 4, asli keringet dingin dan grogi berat. tapi selanjutnya sangat menyenangkan dan membahagiakan hati! benar kata pesan sahabat gw sang @pengajarmuda @bebediary bahwa anak-anak itu mudah menangkap ketulusan. gw cuma inget untuk senyum,senyum dan senyum! dan memang ya,dunia anak-anak itu, sekeras apapun background kehidupan mereka, mereka tetaplah anak2 yang beraura positif dan penuh semangat! i love it!

Gw mulai mengajar dengan perkenalan lalu memberikan kode2 di kelas seperti :
- jika gw memanggil "anak2", maka mereka akan menjawab "siaaap" sambil tangan dilipat rapih di atas meja
- jika gw bilang "haiiiiii"sambil pasang tangan dijidat gaya menerawang, mereka akan jawab "halo2" sambil dadah2 kedua tangan di atas kepala
-  jika ada yang berbicara di depan sebelumnya kita akan bilan "lampu, kamera & action!" adsa gayanya tp bingung gw jelasinnya hehehe...
- terakhir, jika ada yang habis tampil di depan kita akan kasi tepuk tangan lalu teriak "whooz" sambil tangan di condongkan ke yang habis berbicara
semuanya gw dapet 'ilmu'nya aps lg briefing waktu itu hehehe

lalu gw bagi mereka jadi 4 kelompok, masing2 punya satu puzzle buatan gw dari kertas karton dimana jika disusun menunjukan foto2 kegiatan jika menjadi seorang public relations. mereka excited banget menyusunnya,lalu setelah itu gw tanya..apa maksud foto2 tersebut?dari situlah mereka baru dengar ada profesi namanya public relations :))) foto2nya sederahan seperti PR sedang diinterview media tv, sedang jadi juru bicara di depan umum hingga sedang ketemu menteri (di mana salah satu tugas PR kan membangun hubungan dengan goverment).

lalu dari situ gw berangkat mengenai 'bagaimana' menjadi seorang PR yang tugasnya seperti itu? sederhana, banyak membaca+mendengar, latihan menulis dan percaya diri berbicara depan umum. supaya mereka paham, baru gw bagi 8 kelompok yang masing2 akan mempraktekan jadi PR tokoh kartun favorit masing2! ada doraemon, spongebob,hellokitty dll..serunyaaaa....mereka langsung buat kalimat dari gambar yang gw kasi, lalu mereka tunjuk satu juru bicara yang akan bicara di depan kelas. wuiiih...bangga banget gw liatnya! terlepas dari mereka paham atau ngga, tp gw senang paling tidak mereka sedikit belajar juga di hari ini. 

terakhir sebagai evaluasi, mereka gw kasi kertas yang bisa ditulis dengan kalimat.. "jika saya menjadi PR, saya ingin.....". karena menurut penjelasan gw bahwa PR harus mau bekrenalan dengan banyak orang, maka ada sebagian dari mereka yang menulis jika saya menjadi PR saya ingin ketemu messi,ronaldo hingga cherybellee!hehehe...tp yang buat gw terharu adalah pada saat salah stau mereka menuliskan, jika saya menjadi PR, saya ingin seperti Ibu ninta :')

Refleksi & Evaluasi
Berdasarkan pengalaman di Hari Inspirasi tersebut, sungguh bukan mereka saja yg bs belajar banyak tapai gw pun juga. Satu hal yang gw salut pada guru SD, mereka memiliki stamina yang kuat (krn mengajar usia muda terkadang memang lebih melelahkan), satu guru mengajar hampir semua pelajaran  serta bagaimana mereka bs menghadapi tantangan kebosanan saat mengajar setiap harinya. memang tidak semua guru mempunyai passion dalam mengajar, tp paling tidak gw gw seneng waktu sempat ngobrol lama dengan salah satu guru yang memiliki passion sangat besar dalam mengajar. gw yakin sekolah ini pun masih ada harapan yang baik kedepannya :)

cerita terakhir yg mau gw share tentang kegiatan ini adalah pesan2 pak anies baswedan saat refleksi & evaluasi 29 April 2012, berikut beberapa point yang gw tangkap :

1. Pada #KelasInpirasi dimana 25 SD yang ditemui oleh 200 professional adalah living community, oleh karena itu sudah seharusnyalah kita yang berada disekitarnya menjadi bagian mereka (termasuk untuk sekolah2 menengah ke bawah lainnya)

2. Melalui #KelasInspirasi ini membuktikan bahwa kita sebenarnya bisa melakukans esuatu untuk mereka dengan cara yang sederhana, mudah dan langsung.

3.Pengalaman mengajar di #KelasInspiratif yang berbau negatif pasti akan akan lebihs ensaional untuk diberitakan, tetapi akan lebih baik jika mulais ekarang kita belajar untuk emngabarkan lebih banyak hal positif...karena hal itulah yang dibutuhkan oleh Indonesia :)

Terima kasih gw ucapin buat tim Indonesia Mengajar yang telah memunculkan ide sederhana namun dahsyat sekali! Semoga #KelasInspirasi ini dapat dilaksanakan lagi dan buat siapa yang yang ingin template ini disebarluaskan  (misal menceritakan profesinya di sekolah anak masing2?:)) tentu dengan semangat optimisme dapat membangun mimpi anak bangsa demi masa depan negara :)))

*dan walaupun sudah dibagi beberapa part, tetap aja cerita gw kepanjangan -___-*

2 comments:

  1. aaaaaa..aku terharu bacanya :")
    yang boleh gabung kegiatan ini hanya para profesional aja ya ka?
    secara msh staf biasa *curcol*

    ReplyDelete
    Replies
    1. profesional itu tidak melihat jabatan dek..semuanya boleh,yg penting minimal setahun bekerja,nextnya ikutan yaa :))

      Delete