19 September 2014

yang suka bikin sedih.

jarang2 posting langsung bereret gini... efek dr 2 minggu terakhir kerjaan lg ky badai trus banyak hal dipikiran yg mau dishare takut lupa. tp janji ini postingan terakhir hari ini :) jd sbenernya ada bbrp keadaan klo lg pergi suka bikin sedih (ini lg jarang2 ngomong sedih)...tp beneran klo pas lg ktemu sampai nahan nangis. lagi2 nulis ini supaya inget buat bersyukur....

- kalau lg di jalan terus ktemu profesi2 kasar seperti tukang sampah, tukan bajaj, tukang jualan makanan kaki lima yg mukanya kira2 bapak2 gitu... kenapa jd sedih? gue keinget ayah, gue selalu mikirnya mereka semua itu pasti sumber mata pencaharian di keluarganya masing2.. klo kata ayah, kita harusnya bersyukur berdua sama2 kerja dengan gaji yg cukup. nah mereka itu, sudah kerja banting tulang juga harus cukup membiayai hidup sekeluarga termasuk anak :') makanya klo ktemu yg gitu2 sebisa mungkin kita beli aja ya., walau mungkin ga perlu2 amat.

- kalau lagnya... walaupun ada pikiran kenapa sih anak diajak kerja/ngemis gitu, tp klo mau dibalikin misal anaknya ga diajak, trus siapa yg jaga? kadang2 gue liat anaknya malah manja sama ibunya pas digendong koq... tp inget rayaa di rumah... raya harus banyak bersyukur bs tidur enak, ga hrs ikut panas2an ky anak2 itu, makan cukup... makanya kadang2 dibanding kasi uang ke ibunya, suka diganti kasi susu kotak ke anak kecil itu langsung...

- yang terakhir yg paling ngingetin nikmat sehat, pas lg di toko buku weekend kmr, ada bapak2 dorong kursi roda anaknya yg IQnya dibawah rata2 untuk milih2 buku/mainan. hatiku hangat.. bagaimana luar biasa orang tua anak ini.. bagaimana gue harus bersyukur dikasi anak sehat dan sempurna..

terakhir pas bgt lg mau nulis ini, ada postingan bagus di path mba de..  happy weekend!




a truly family man.

udah lama ngga cerita khusus tentang si nuks..... sejak punya anak, dibilang sama persis hubungan kita berdua ky sebelum ada anak, ya ngga persis2 amat. tp yg pasti masih sama niatan buat selalu jd lebih baik satu sama lain dengan sama2 belajar. tp makin ke sini makin salut sm dia...

dr awal sejak punya anak, memang si nuks selalu mau turun tangan langsung ngurus kakak raya. dan itu konsisten dilakuin sampai skr... mulai dari nyuapin makan, makein baju, ngajak main, sampai yg terakhir minggu kmr pas sabtu2 gue harus training di kantor, dia yg gantiin nemenin kakak raya di kelas cikal :) beneran bersyukur bgt dpt suami ky dia... pdhl kalau dibilang ya tugas utama dia mencari rejeki buat keluarga, tp bukan berarti ngga bisa ngurus anak... 

sama satu lg yg ngga berubah sejak dulu, dia selalu supportive sama istrinya klo dalam hal kebaikan...seperti yg gue cerita td, pas gue training dia support supaya semangat, begitu juga pas gue ada project lainnya di kantor.. gue ngerasa dia benar2 seutuhnya ngeliat gue sebagai wanita.. ngga hanya melihat sebagai ibu dan istri saja (klo ini mah harusnya gue yg sudah sadar sendiri yaa mesti gimana :)) tp juga melihat peran gue lainnya di luar itu...

sehat2 terus yaa ayah, semoga pekerjaannya juga semakin berkah.. bunda dan raya sayang sekali sama ayah!



waktu berharga pengasuhan anak.

kalau diperhatiin, postingan kali ini menyebabkan ada label baru di blog ini hehehe... ini pasti udah banyak yg liat, udah banyak yg share.. tp mau ikut share siapa tau ada yg belum baca, dan gue pribadi sendiri setuju banget soal ini makanya gue tulis ulang di sini supaya nanti kalau mau baca2 lg gampang carinya :) 

7 tahun pertama (0-7 tahun):
Perlakukan anakmu sebagai raja.
Zona merah - zona larangan
jangan marah-marah, jangan banyak larangan, jangan rusak jaringan otak anak.
Pahamilah bahwa posisi anak yang masih kecil, saat itu yang berkembang otak kanannya.

7 tahun kedua (7-14 tahun):
Perlakukan anakmu sebagai pembantu atau tawanan perang.
Zona kuning - zona hati-hati dan waspada.
Latih anak-anak mandiri untuk mengurus dirinya sendiri, mencuci piring, pakaian, setrika, dll.
Banyak pelajaran berharga dalam kemandirian yang bermanfaat bagi masa depannya.

7 tahun ketiga (14-21 tahun):
Perlakukan anak seperti sahabat.
Zona hijau - sudah boleh jalan.
Anak sudah bisa dilepas untuk mandiri. Mereka sudah bisa dilepas sebagai duta keluarga.

7 tahun keempat (21-28 tahun):
Perlakukan sebagai pemimpin.
Zona biru - siap terbang.
Siapkan anak untuk menikah.
  • Pada masa anak-anak yang berkembang otak kanannya. Otak kiri berkembang saat usianya menjelang 7 tahun.
  • Anak perempuan keseimbangan otak kanan dan kirinya lebih cepat. Sedangkan anak laki lebih lambat. Keseimbangan otak kanan dan kiri pada anak laki-laki baru tercapai sempurna di usia 18 tahun, sedangkan anak perempuan sudah cukup seimbang otak kanan dan kirinya di usia 7 tahun. Ampun dah lama bener ya?Ternyata ada rahasia Allah mengapa diatur seperti itu
  • Laki-laki dipersiapkan untuk jadi pemimpin yang tegas dalam mengambil keputusan. Untuk itu, jiwa kreatifitas dan explorasinya harus berkembang pesat. Sehingga pengalaman itu membuatnya dapat mengambil keputusan dengan tenang dan tepat
  • Sementara perempuan dipersiapkan untuk jadi pengatur dan manajer yang harus penuh keteraturan dan ketelitian.
  • Untuk memberi intruksi pada anak, gunakan suara Ayah . Karena suaranya bas, empuk dan enak di dengar.
  • Kalau suara Ibu memerintah, cenderung melengking seperti biola salah gesek. Itu bisa merusak sel syaraf otak anak. 250rb sel otak anak rusak ketika dimarahin. Solusinya, Ibu bisa menggunakan bahasa tubuh atau isyarat jika ingin memberikan instruksi
  • Suara perempuan itu enak didengar jika digunakan dengan nada sedang. Cocok untuk mendongeng atau bercerita.
  • Cara berkomunikasi yang efektif dengan anak :
Merangkul pundak anak sambil ditepuk lembut.
Sambil mengelus tulang punggung anak hingga ke tulang ekor.
Sambil mengusap kepala. Dengan sentuhan ada gelombang yang akan sampai ke otak anak sehingga sel-sel cintanya tumbuh subur. Mudah-mudahan bisa bermanfaat. Silahkan di share agar lebih banyak yang mengetahui


Sumber: Ukhwah ODOJ..

an exciting sunday morning at #hiddenpark.

seperti biasa...aku suka nulis postingan baru di jumat, i feel free..huehehe... yah abisnyaa klo mau cerita di awal2 minggu rasanya otak udah dikejar2 sama kerjaan supaya bisa pulang tenggo *loh* optimal gitu maksudnya kerjanya :)) ini cerita weekend kmr, gue ngajak kakak raya sama sepupu2nya dan ditambah eyangnya mau ikut juga ke Hidden Park di Taman tanjung, pasar minggu. ini sebenarnya acara udah yg ketiga kali. sebelumnya di taman langsat kebayoran dan taman tebet. nah buat yang belum itu Hidden park itu apa, hidden park itu kampanye pengaktifan taman kota sebagai ruang publik kreatif dan diharapkan dapat memicu meluasnya budaya bertaman dan menumbuhkan sense of belonging warga kota tehadap taman2nya. keren yaah? banget! 

Dari kecil bokap selalu ngajak gue ke tempat2 hijau, tp sayangnya makin kesini ruang terbuka hijau udah mulai jarang, banyakan mall :( walaupun gue suka ke mall jg, tp jujur bangeeet gue pengen jakarta banyak taman2 luas, buat anak2 main. ky di luar negeri... yg bahagia pasti ga cuma anak kecil, kita2 yg gede yg biasa ktemu macet dst pasti seneng klo banyak taman. moga2 dengan acara gini banyak yg jd suka dtg ke taman yaa dan ikut menjaganya (ini yg lebih penting) dan makin seneng jg dng pemerintah DKI skr ya juga udah berkomitmen untuk memperbanyak :) yg mau dateng ke acaranya, msh ada 2x weekend kedepan... cek2 IG mereka ya untuk update jadwal dan kegiatannya. aslik ngga bakal nyesel.

gue kesana pagi2, enak belum terlalu panas... banyak yg jualan makan2an enak hihi raya juga disana disuapin ayahnya makannya cepet :)) bahagia bgt lah dia kmr itu... yg mau kesana jng nyampah yaa plis ^_^ enjoy foto2 berikut!